SELAMAT DATANG

Selamat Datang diBlog pribadi Ahmad Khoiri//email:atzadizt@yahoo.com
Tampilkan postingan dengan label puisiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisiku. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Juni 2013

Patah

aku merasa sesak dalam dadaku bukan
karena asap yang sering ku hisap,
aku merasa muak dngan semua ini
bukan karena aku kebisingan suara ditelingaku,
tetes air mata mungkin mencoba untuk
mencairkan hati yang kelabu,selimut senyum
mencoba untuk melawan dinginya udara
dimalam ini,secangkir harapan untuk kebahagian,

suara alunan syair yang merdu melawan
suara gemuruh petir dan badai,
hamparan langit yang berteman warna warni
corak pelangi pun seakan berat tuk memanjakan mataku,
semua keindahan,harapan,
tak sanggup merubah keadaan yang dilihat,
yang dirasakan, yang dengarkan, diucpkan,
bahkan sepeka hatiku, rasa yang dulu sedikit
sekarang menjelma menjadi bukit yang penuh kebencian,
kebusukan, penuh penderitaan.
 
aku berharap bila tetesan hujan malam ini
bukan karena jelmaan bukit kebusukan,
kebencian, dan penderitaan, tapi dari senyuman, 
kebahagian, dan keindahan,
sayap yang patah tak sesempurna
sebelum patah walau sudah terobati,

hati yang retak tak sekuat sebelum
retak meskipun sudah diobati*
***Ahmad khoiri***


Minggu, 25 November 2012

Jerit kepedihan


***ahmad Khoiri***

Semilirnya angin malam tak mampu menghiburku,
gelapnya malam tak menggundahkan jiwku,
sunyinya malam tak mampu menandingi sunyinya hatiku,
jeritan kegelapan, tetesan kepedihan 
seakan melekat abadi dlam hatiku

tatap mata kosong kearang
kabut pekat kehitaman,
senyum sinis diatas kemaluan,
nadi ingin ku gores dengan
tajamnya pecahan kaca.

dalam anaganku hanya kematianlah
yang akan mengakhiri,
aku taksanggup lagi, aku tak kuat lagi,
kepedihan ini sungguh mengujam jantungku,
merenggut kehidupanku, 


Kamis, 22 November 2012

Bintang hatiku


Setiap ∂Ķΰ melangkah pergi ∂Ķΰ merasa 
ada satu hal yang kurang,
setelah ∂Ķΰ fikir-fikir ternya
 ∂Ķΰ belum bilang kekamu,
∂Ķΰ tidur berharap ∂Ķΰ
 mimpi indah.

setelah tidur ternyata mimpiku
 tak seindah bila tanpamu,
Hati resah, hati gundah itu hal yang
 biasa tapi hal luar biasa bila hati gundah,
hati resah saat kamu menghilang dari hatiku,
"Hanya kamu bintang hatiku"

Bintang yang menggambarkan keindahan,
bintang yang menggambarkan harapan,
Dan disaat bintang berada dalam hati,
seakan ∂Ķΰ berharap keindahan yang
 kau ciptakan akan selalu ada pada diriku,
disetiap langkahku,
setiap waktu, dan sepanjang hidupku,

***ahmad khoiri***

15 0ktober 2012

Banyak hal yang terjadi pada malam ini,
Dan hal yang paling ∂Ķΰ kagumi
 adalah saat masa-suram yang
melanda tapi tetap ada yang membahagiakan,
Banyak teman yang masih setia,
Banyak hal masih bisa dilakukan,
Banyak peluang yang terabaikan
Dan banyak peluang yang akan datang,
Kesadaran diri dalam melangkah,
Motifasi silih berganti,
Tapi tanpa hal yang cercipta akan sia-sia,
∂Ķΰ salut dengan keteguhanmu
 ∂Ķΰ kagum dengan semangatmu,
Penderitahan tak mengubahmu,
Iming-iming tak mengubahmu, 
itu menunjukan betapa besar ketabahanmu,
Hal yang biasa terjadi menjadikan 
pelajaran yang sangat berharga, 
ketelitianmu dalam melangkah sangat tajam.
Pisau analisamu dalam
 memanfaatkan peluang dinantikan,
@ahmad__khoiri

Selasa, 20 Maret 2012

duniaku dunia impian

sadarku mulai melayang
dalam dunia impian,
hanya satu yang tak dapat ku lupakan,
akan yang selalu menghantuiku
seakan menjadi kenyataan,
tapi itu cuma dalam angan,
ku buang perasaan kedalam
lembah kenistaan.


supaya akau menjauh dari impian,
sembenarnya aku tidak ingin
menjadi sebuah bahan percobaan,
percobaan dalam duniaku sendiri,
yang selalu menyiksa hati...
duniaku sulit kumengerti dan ku fahami,
duniaku duniaku dan duniaku,